Sabtu, 09 Juni 2018

Kang Kaos Bicara Tentang Revolusi Indonesia, Alasan Terakhir Bikin Kamu Ingin Ganti Kelamin https://bit.ly/2l3FgIt

BOSAAAANN CAPRES NYA ITU ITU AJAA
Jokowi lagi, Prabowo lagi
Analogi si mbah, sebanyak itu kuliner di pasar, kamu cuman dipaksa milih, ais kepal milo apa capucino cincau...
ya kaya lingkaran setan, itu lagi itu lagi lo lagi lo lagi
Lingkar kekuasaan (parpol) ujung nya deal2an transaksional njuk capres nya kuwi maneh,
seperti soundtrack zaman multivison yang garap ya mesti chossy pratama terus dengan ciri khas nya hmmmmmm (soundtrack tuyul nda mba yul hemmm...sama soundtrack ku tersanjung hemmmm tuk selamanyaaa)
pilihan presiden ini kan seharusnya hak rakyat yg memilih, bukan dipaksa milih di pilihin parpol a.k.a pilihan pemodal parpol
etapi kan parpol udh jadi perwakilan rakyat...pretttt lah
percoyo umak?
ada teknologi baru yang memungkinkan rakyat memilih langsung presiden yg disukai sesuai seleranya.
nama nya TEKNOLOGI BLOCKCHAIN!!!!!!!!!
revolusi besar setelah ditemukan tiktok eh salah, internet.
BLOCK (BAGAN/BUKU BESAR) CHAIN (RANGKAIAN)
Dengan sistem buku besar digital dimana setiap transaksi tersalin di semua jaringan (desentralisasi) , jadi tidak bisa dipalsukan, ga bisa dibool eh dibobol.
Karena setiap jaringan saling memperkuat sistem.
Sistem Blockchain sekali dijalankan oleh masing2 jaringan komputer melalui internet.
Tra bisa dimusnahkan kecuali mematikan internet itu sendiri
Sistem blockchain ini mbo haqul yakin mempermudah tugas KPU, berbiaya rendah sehingga hemat APBN/ APBD.
Dengan budget politik lebih rendah, diharapkan (tapi jangan ngarep banyak, kaya ga tau endonesa saja kamu) nantinya menekan angka korupsi.
Dan yang paling penting, hak rakyat bisa diakomodir dengan sangat efektif dan efisien.
Coba kau bayangkan
coba kau pikirkan
siapa saja bisa pili domorang yg dianggap layak jadi presiden.
Bisa pili yonglex, via vallen, rafi ahmad, reza rahardian, Lucinta Luna belum tentu Luna cinta kamu, mbokmu dewe, bojomu, dsb.
Sekali lagi saya tegaskan, wes klo pemerintahmu ga pake sistem ini...mending golput o ae lur!!
Mana ada orang mengharap hasil berbeda dgn cara yg sama.
Lha wong di indonesia ini aja belum bisa bedain mana negara mana pemerintah.
Ibarat mau junub, tpi pake air bekas ais kepal milo . Wkwkwk
(saya hanya akang2 kaos gak biasa yg hidden agenda membuat artikel ini agar ketika sistem ini terwujud,
orang2 pada rame pesen kaos gambar presiden kesukaane, dan ekeh banjir orderan)
Salam rahayu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar